Fritz Siregar: Latihan serentak kedua, 375 pelanggaran peraturan kesehatan

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Perhimpunan Pemantau Pemilihan Umum (Mappilu) PWI dan Kantor Berita kembali menggelar webinar menyambut pemilihan kepala daerah pada Desember 2020 mendatang. Risiko masyarakat, sosial dan kesehatan dalam pemilihan kepala daerah serentak. “2020” akan digelar di Sekretariat Pusat PWI pada Jumat (23/10/2020).

Acara diumumkan oleh Atal S Depari selaku ketua PWI Pusat Didampingi oleh Suprapto Sastro Atmojo, Ketua PWI Mappilu, dia memperkenalkan narasumber saat ini Wawan Purwanto (wakil ketujuh BIN), Fritz Edward Siregar (Bawaslu), Widodo Profesor Muktiyo (“Manajer Umum Informasi Komunikasi Publik (IKP)”) dan Dennis (Indodata).

Dalam 20 hari pemilihan kepala daerah serentak tahun 2020 mulai 26 September 2020 hingga 15 Oktober 2020, Bawaslu mengaku menemukan 53 kasus dugaan pelanggaran kampanye. Di media sosial (Medsos).

Pelanggaran adalah penyebaran konten yang mengandung unsur terlarang, seperti hoax, hasutan, dan ujaran kebencian.

‚ÄúDalam 10 hari terakhir penyelenggaraan, dari tanggal 6 hingga 15 Oktober terjadi 375 pelanggaran Perjanjian Kesehatan (Prokes). Dibandingkan dengan 10 hari pertama penyelenggaraannya, angka ini mengalami peningkatan sebanyak 138. Peristiwa, dari 26 September hingga 5 Oktober, jumlah pelanggar Prokes 237. “Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar mengatakan:

Fritz mengatakan, Bawaslu mengeluarkan teguran tertulis setelah menerbitkan pelanggaran tersebut. Selama ini, total 233 surat peringatan telah ditulis. Kampanye 10 hari kedua Dibandingkan dengan 10 hari pertama kampanye, jumlahnya meningkat 163 huruf, termasuk 70 surat peringatan tertulis, seperti Facebook dan Instaram.

Jika ada pelanggaran pada platform apa pun, itu akan meminta untuk ditandai seperti berita palsu atau pidato kebencian, dan kemudian akan dihapus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *