Permintaan Maaf Setelah WSAN 3 Tangsel kabur, Kepala Desa Pamulan masih terancam hukuman dua tahun penjara

TRIBUNNEWS.COM, Tangerang (Sudan) -Dalam perusakan fasilitas di ruang Kepala SMAN 3 Tangerang Selatan (Tangsel) oleh Kepala Desa Benda Baru di Padulang, Sayun , Proses hukum dapat dilanjutkan. –Bahkan Saidun rapat di sekolah dan minta maaf – Kompol Supiyanto, Kapolsek Pamulang, membenarkan hal itu. Badan sipil (ASN) dialihkan ke pemerintah kota Tangsel (Pemkot).

Karena kasus ini diklasifikasikan sebagai tindak pidana murni.

Sebagaimana disebutkan dalam Pasal 335, Ayat 1 KUHP dan Pasal 406 KUHP tentang kekerasan atau ancaman kekerasan, masyarakat dipaksa untuk tidak melakukan atau merugikan.

Baca: Kerugian Hingga 2 Miliar Rupiah, Puluhan Warga Pamulang Tangsel Mengaku Jadi Korban Penipu

Baca: Direktur SMA 3 Tangsel Ajak Bos Kelurahan Benda Baru Pamulang Marah Sebut 5 Calon Murid- — “Ini bukan pelanggaran, ini murni kejahatan. Yang penting saya mau melakukan penyidikan dan penyidikan khusus profesional sesuai dengan aturan yang ada,” Supiayanto mengadakan pertemuan di Mabes Polri di Pamulan di Tanger Katakan, Sabtu (18/7/2020). Perkembangan investigasi kasus ini.

Menurutnya, pelapor memperkenalkan saksi baru dan rekaman CCTV di ruang dekan WSAN 3.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *