SIKM tidak berlaku untuk PSBB Total Jakarta, ini aturan lengkapnya

TRIBUNNEWS.COM-Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pemberlakuan ulang pembatasan sosial (PSBB) secara masif untuk mengendalikan peningkatan kasus Covid-19 di ibu kota. masa depan.

Seiring dengan jumlah positif Covid-19 di Jakarta DKI yang terus meningkat, maka PSBB mulai diterapkan.

Secara spesifik, peningkatan ini terjadi dalam 12 hari pertama bulan September 2020. Dokumen Nomor 88 Tahun 2020 tentang Perubahan Nomor 33 Tahun 2020 PSBB.

Pergub No. 88 tahun 2020, dirilis pada 13 September 2020. -Membaca: PSBB Jakarta, dalam dua minggu ke depan Pemprov akan sangat meningkatkan tracking

Bacaan: Selama PSBB Jakarta, 11 dinas ini masih memberlakukan pembatasan 50% untuk beroperasi

Pemerintah mendukung dan menyadari bahwa ada puncak yang signifikan di Jakarta (katanya: “Kasus Covid-19 September,” ujarnya mengutip tayangan YouTube Kompas TV, Minggu (13/9/2020). .

“Kalau kesehatan kita tidak teratur, kita tidak bisa tumbuh secara ekonomi”, tambahnya.

SIKM tidak berlaku

Pada saat yang sama, terkait jumlah PSBB yang akan diberlakukan besok, Annis Dikatakan bahwa Pemprov tidak memantau lalu lintas masuk dan keluar Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *