Pertemuan di Monas tidak bisa disetujui dan ditunda, PA 212 mengadakan dialog nasional dengan Habib Rizieq

TRIBUNNEWS.COM-Jakarta Pemprov DKI secara resmi menolak menggunakan permohonan izin Monumen Nasional (Monas) bagi 212 Persatuan Pelajar Reuni (PA 212) yang lahir kembali. Muhammad Isa Sarnuri, Kepala Dinas Pengelolaan Daerah (PUK) Monas, mengatakan alasannya, Kota Monas tutup sejak 14 Maret 2020.

“Sejak 14 Maret 2020, Kota Monas ditutup untuk umum, dan belum ada kegiatan pembukaan publik di kawasan Monas,” kata Isha, Selasa kepada TribunJakarta.com (11/17 / 2020) dalam balasan AP 212. -Penutupan kawasan Monas untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

Hal ini juga disebutkan dalam instruksi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang meminta jajarannya untuk meminimalkan kualitas. Kumpulkan aktivitas.

“Mengingat hal ini, dia tidak bisa memenuhi permohonan izin untuk menggunakan Monas,” jelasnya.

Baca juga: Pemprov DKI mengirimkan surat resmi ke Monas No. 212, Pulau Grand Reunion

Baca juga: UPT Monas menolak mengajukan permohonan penggunaan Majelis Nasional Kawasan Monas Izin 212 – Pori tidak akan mengeluarkan izin – Menurut Pemprov DKI Jakarta, polisi juga tidak akan mengeluarkan izin untuk kegiatan konferensi PA 212 di Monas. Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan keputusan itu sejalan dengan perintah Kapolri Idham Azis.

Ini untuk melarang semua orang selama pandemi Covid -19.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *