DKI Pemprov sedang menyiapkan aturan konvensional baru di bidang pariwisata dan hiburan

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Selain sarana kesehatan dan tempat ibadah, Pemprov DKI juga bersiap menerapkan standar baru di industri pariwisata. Direktur Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia (Cucu Ahmad Kurnia) menyatakan pihaknya bekerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Perhotelan Indonesia (PHRI), Perhimpunan Hiburan, dan asosiasi pariwisata lainnya untuk menyusun peraturan untuk Selamat datang di penerapan standar baru di ibu kota. Dan pemangku kepentingan terkait. – “Sedang pembuatan draf bersama asosiasi dan pemangku kepentingan terkait. Asosiasi pariwisata, seperti PHRI, asosiasi hiburan, dll,” kata Cucu, Sabtu (30/5/30).

Baca: Pemerintah desak pemerintah untuk selalu mendorong warganya terhadap potensi virus corona gelombang kedua

ia menjelaskan pada dasarnya, ketika standar baru serupa dengan daerah lain (seperti bergabung), kebijakan yang akan diterapkan mengikuti social distancing. Atau jaga jarak antar orang, periksa suhu tubuh dan batasi jumlah orang. pengunjung.

Bacaan: Dalam kasus penyebaran virus corona, izin beraktivitas di tempat ibadah bisa dicabut- “karantina sosial di distrik Cassie Anda, batasi pengunjung, periksa suhu tubuh”, terangnya. Di tim Jakarta Covid-19, “pungkas Kuku.

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan Psikologi dan Spiritualitas, berkoordinasi dengan Pansus, bersiap membuka kembali semua tempat. Jamaah di Jakarta menyambut baik kebijakan normal baru -Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria juga melakukan review pelayanan di Puskesmas Kramat Jati Jakarta Timur pada Jumat (29/5). Jika PSBB berakhir pada 4 Juni 2020, review ini Dirancang untuk memeriksa kesiapan institusi medis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *