Penanggung Jawab Camat Cilandak mengatakan, di Medsos banyak orang yang tidak memakai topeng akan dimasukkan ke dalam peti mati.

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Media sosial (medsos) banyak beredar kabar, dan mereka yang melanggar aturan PSBB akan dihukum peti mati. Setelah Instagram memposting foto peti mati di sebuah akun, ada banyak petugas berjas berbahaya di belakangnya.

Menanggapi hal tersebut, Penanggung Jawab Cilandak, Jakarta, di bagian selatan Kabupaten Mundari, membenarkan bahwa kabar tersebut bohong dan scam.

“Ini tidak tepat bila seseorang dijatuhi hukuman peti mati,” kata Mundari saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Sabtu (29/8/2020). Rakyat, “ujarnya. Ia menambahkan.

Menurut Mundari, sanksi bagi pelanggar PSBB, terutama yang tidak memakai masker, sudah diatur dalam perda. Denda itu salah satunya Pekerjaan sosial. Jika Anda masuk ke peti mati, itu bukan seseorang, “tambahnya.

Artikel ini pernah tayang di Tribunjakarta.com di media sosial dengan judul Viral. Penanggung Jawab Jalan Cilandak: Hoaks, hukuman bagi warga yang tidak memakai topeng memasuki peti mati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *