Tumpahan minyak tersebut merusak air limbah Pulau Pali di Karawang

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Sejak awal Agustus lalu, pembersihan tumpahan minyak yang mencemari perairan Pulau Pari di Kepulauan Seribu bagian selatan Kepulauan Seribu akhirnya berakhir.

– Kepala Badan Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu Djoko Rianto Budi Hartono mengatakan, tumpahan minyak telah dibersihkan pada Kamis (27/8/27).

“Proses pembersihan tumpahan minyak sudah selesai,” kata Djoko usai membenarkan. Minyak yang berhasil diangkut dari perairan Kepulauan Serib masih tercatat. -Membaca: Status tekanan hewan laut yang terkena tumpahan minyak di perairan Mauritius-kemudian, Badan Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu akan melakukan proses identifikasi tumpahan minyak dan barang terkait lainnya. Jika semua (tumpahan minyak berhasil dibersihkan) saya akan membagikannya nanti. Jadi ini proses identifikasi lain yang dilakukan dengan teman-teman KLHK. Sekarang OSES PHE (Pertamina Hulu Energi) sudah kembali di lapangan, “kata Djoko. — Minyak yang terkumpul akan diangkut ke sebuah keluarga di Karawang, Jawa Barat. Pabrik hancur.

Limbah tersebut harus dimusnahkan untuk menghindari kerusakan lingkungan. DHEKO menjelaskan bahwa PHE OSES akan dibawa ke Karawang untuk dimusnahkan guna menghindari kerusakan lingkungan.

Baca: Peringatan Klimaks BMKG 27 Agustus 2020 , Mencapai 6 meter di perairan Jawa Barat Daya-Direktur Media dan Relasi PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Yudy Nugraha juga menyampaikan bahwa penanganan penyakit Kepulauan Kuril di industri minyak sudah ditangani dan akan segera diangkut.

” Selesai, semoga tidak ada lagi. Sampah yang terkumpul segera diangkut ke tempat pengelolaan sampah. Di Pulau Tidung.

Artikel itu dimuat di Tribunjakarta.com dengan judul “Menghilangkan Minyak yang Tercemar dan Akhirnya Membersihkan Air di Pulau Pari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *