Selama wabah di Corona, banyak siswa sekolah menengah Tawuran di Jakarta utara diserang

Laporan oleh Gerald Leonardo Agustino, seorang reporter dari TribunJakarta.com di Jakarta-TRIBUNNEWS.COM di Jakarta-Tanjung Priok di Jakarta utara mengalami pertempuran fatal antara dua kelompok anak muda ketika pemerintah menerapkan virus isolasi sosial (COVID- 19) .— Dua kelompok anak muda yang masih bersekolah tidak belajar di rumah sesuai dengan instruksi pemerintah, tetapi terlibat dalam perkelahian untuk membunuh satu orang.

Ironisnya, korban MH (14) dan tersangka Mafia HF (14) saling kenal. -Budi Cahyono, kepala polisi Tanjung Pruk, mengungkapkan bahwa korban dan tersangka saling kenal karena mereka pergi ke sekolah yang sama di Tanjung Pruk.

Baca: Karena lalu lintas MRT harian adalah dari 100.000 hingga 22.000, Corona

Hal yang sama berlaku untuk tujuh remaja lainnya yang berpartisipasi dalam pertarungan.

“Jelas, korban pelakunya adalah sekolah, ada level 2, level 3, ada juga” tipe 1 “, Budi pada Senin, 23 Maret 2020 utara Jakarta Departemen Kepolisian Tanjung Pruk mengatakan. — Meskipun menjadi siswa di sekolah yang sama, ternyata korban dan tersangka tidak cocok.

Di luar sekolah, MH dan HF bergabung dengan kelompok mereka sendiri.

“Mereka berbeda dari komunitas dan dari geng,” kata Budi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *