Pelanggaran peraturan lalu lintas telah meningkat, dan polisi akan mempertahankan operasi patuh selama 14 hari

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Biro Perhubungan Polda Metro Jaya berencana melakukan tindakan kepatuhan untuk memberantas pelanggaran lalu lintas.

Faktanya, jumlah pelanggaran lalu lintas semakin meningkat selama masa pembatasan sosial massal (PSBB). -Komisioner Kepolisian Daerah Sambodo Purnomo Yogo Dirlantas Polda Metro Jaya mengatakan pihaknya akan menggelar aksi kepatuhan pada 23 Juli 2020. Operasi akan dilakukan selama 14 hari.

“Kami akan melakukan tindakan kepatuhan pada 23 Juli 2020. Kami akan mematuhi perintah dalam waktu 14 hari untuk memberikan hak cipta ke arah ini. Namun, kami juga akan berusaha untuk membeli tiket sebelumnya. Lakukan kegiatan sosial, “kata Sambodo kepada Polda Metro Jaya di Jakarta, Kamis (16/7/2020). Banyaknya pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengendara kendaraan bermotor selama kebijakan PSBB. Pada waktu itu. Ia menyimpulkan: “Selama pandemi, anggota PSBB telah memprioritaskan kebijakan peringatan. Terjadi penurunan.”

Kita tahu ada 15 pelanggaran oleh polisi yang harus diprioritaskan.

Ini termasuk menggunakan ponsel saat mengemudi, mengemudikan kendaraan di trotoar, melawan tren, dan menerobos jalur bus.

Selain itu, sepeda motor yang melintas di jalan raya secara gratis dan melaju dari bahu jalan, melebihi kapasitas dan tidak sesuai namanya, melebihi batas kecepatan, tidak menggunakan helm, dan tidak dilengkapi perlengkapan sesuai standar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *