Ketum FPI keberatan dianggap sebagai saksi dalam kasus Rizieq Shihab, itu alasannya

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Presiden Front Pembela Islam (FPI) Ahmed Sobri Rubis mengaku menentang pemeriksaan sebagai saksi penculikan Muhammad Riziyev Shihab.

Seperti yang kita ketahui bersama, setelah kasus mafia di Indonesia, Sobri dan Panglima Tentara Pembela Islam Maman Suryadi (Maman Suryadi) terus menjalani pemeriksaan lebih lanjut setelah selesai menginterogasi tersangka. Sebagai saksi bagi tersangka Rizieq Shihab.

“Saya menentang pemeriksaan, saya menentang pemeriksaan sebagai saksi,” kata Sobri kepada Poda Mehta Jaya di Jakarta, Selasa (15 Desember 2020). Saksi untuk tersangka, Rizieq Shihab, karena ingin fokus pada hal-hal yang mengganggunya.

“Karena saya memperhatikan tersangka dulu,” kata Sobri.

Sebelumnya, dua tersangka Petamburan, yakni mafia Sobri Lubis dan Maman Suryadi, telah menyelesaikan pemeriksaannya di Polda Metro. Jaya.

Baca juga: Ketum FPI dan Panglima Laskar tidak terkekang usai diperiksa di Mapolda Metro – Presiden FPI dan Presiden FPI Laskar menghabiskan lebih dari 24 jam di Mapolda Metro Jaya.

Sedangkan Sobri Lubis dan Maman Suryadi keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 11.30 WIB.

Pengacara Sugito Atmo Pawiro mengatakan keduanya sudah menyelesaikan pemeriksaan. Sugi mengatakan kepada seorang reporter dari Polda Metro Jaya: “Saya bersedia (saya tidak akan ditahan). Saya akan pergi ke Kamneg sekarang. Saya sudah mendapat informasi dari tim kuasa hukum REIT bahwa Tuhan ingin Ustaz Sobri dan Ustaz Maman pulang. Tidak problem. “, Jakarta, Selasa (15 Desember 2020). Saksi dari tersangka Habib Rizieq Shihab.

“Sejak kejadian itu, memang di rumah Habib Riziyek, tapi pertama-tama perihal detailnya, Ustaz Sobri bisa menjelaskan di persidangan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *