Kebrutalan tersebut semakin mengganggu, dan Anda harus membayar Rp 20.000 untuk parkir motor di Kebayoran Lama

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Aksi massa di Jalan Iskandarsyah, dari Dunkin ‘Donuts, Hotel G2 hingga Bar dan Restoran Mr. Bryder, Kebayoran Lama di Jakarta Selatan, kian mengganggu. Anda harus membayar puluhan ribu rupee untuk parkir. Karung (salah satu pengunjung Dunkin Donuts) mengakuinya. Seorang warga Tangerang Queensland mengaku sengaja memarkir mobilnya di pintu gerbang Hotel G2 Dulu, karena tempat parkir di depan Dunkin penuh dengan donat.

Namun saat ia memarkir motornya di depan Hotel G2, seorang pemuda yang mengaku sebagai tempat parkir mendekatinya. Pelayan .

Lihat juga: Polri: Tidak ada kekerasan dan kekerasan di negeri ini

Lalu Safa minta bayar parkir motornya. –Pria muda itu berkata dengan keras. Dia diwajibkan untuk menyerahkan Rp 20.000 sebagai biaya parkir untuk Hotel G2.

“Datang tiba-tiba, terus bayar untuk saya. Saya kasihkan Rp 2.000 karena biasanya segitu, tapi dia tidak banyak bicara, dia paksakan dia bayar Rp 20.000. Lalu, Afa pergi ke Deng. Jintian Dunkin Donuts, antre ojek di depan G2 Hotel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *