Demo BEM SI menolak untuk membuat undang-undang ketenagakerjaan, dan beberapa halte trans-Jakarta tidak memberikan layanan kepada penumpang

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Angkutan Jakarta (Transjakarta) mengubah jalur layanannya usai aksi unjuk rasa Badan Eksekutif Mahasiswa Nasional Indonesia (BEM SI) di dekat Istana “Patung Kuda dan Negara”. (Demo, -red) berdampak pada pelayanan Transjakarta. Prasetia Budi, Direktur Operasi PT Jakarta Transport Company (Transjakarta), mengatakan dalam keterangannya, Selasa (20/10/2020): “Agar masyarakat dapat menggunakan layanan kami dan disambut likuiditas, Transjakarta akan mengubah jalur layanan. . -Prasetia Budi juga menyatakan bahwa Transjakarta bekerja sama dengan Polda Metro Jaya untuk memastikan keamanan pelanggan, agen di tempat, dan kelangsungan operasional Transjakarta saat ini. Jalan Transjakarta dan lalu lintas di sekitar istana – lihat juga: Polisi melakukan tindakan penutupan lalu lintas secara bertahap sesuai dengan jumlah tindakan untuk menunjukkan undang-undang penciptaan lapangan kerja – ia juga menunjukkan bahwa jika kondisi setempat mendukung dan armada bus dapat digunakan Usai melintas, layanan Transjakarta kembali normal. “Selama perjalanan, waspada dan selalu utamakan keselamatan pribadi dan keluarga.” – Selain itu, Transjakarta akan terus mengajak masyarakat untuk betah berlama-lama di rumah.

“Tapi kalau harus keluar rumah, karena harus selalu pastikan. Untuk menerapkan 3M yaitu pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak tertentu,” imbuhnya.

Prasetia menambahkan, kecuali untuk jalur revisi, Transjakarta akan tetap beroperasi normal atau normal.

“Dari rute berikut, bisnis kami terus beroperasi secara normal.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *