Sore ini, Kapolsek Metro Jaya mengumumkan kelanjutan kasus massa dalam insiden Rizieq Shihab.

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Pol Fadil Imran, Irjen Pol Metro Jaya mengingatkan adanya dugaan pelanggaran kebersihan di rumah Habib Rizieq Shihab, pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Perkembangan kasus-kasus mencurigakan Kesepakatan- “Nanti sore ini, kami akan merilis pertanyaan tentang Petamburan,” kata Fadil kepada wartawan, Jumat (27 November 2020). kasus.

Sebagaimana diketahui, polisi menyatakan bahwa orang-orang yang terlibat dalam peristiwa Rizieq Shihab melanggar unsur pidana Undang-Undang Nomor 6 tentang Kesehatan dan Karantina Tahun 2018. Level investigasi dinaikkan ke level investigasi.

Namun, polisi belum menetapkan tersangka untuk kasus ini.

Baca juga: Cluster Picu Massa Baru Covid-19, Wiku Umumkan Jumlah Massa di Indonesia —— Kombes Pol Polda Metro Jaya Yusri Yunus (Yusri Yunus) bilang, Polri bakal panggil beberapa saksi untuk mencari bukti atau petunjuk lain. Prosedur investigasi telah selesai.

“Nanti kita cari keterangan, bukti, untuk melengkapi semua bukti yang ada dan petunjuk lainnya. Kita akan panggil saksi lain. Tapi ini hanya rencana tindak lanjut kedepannya. Yusri akan hadir pada hari Kamis. (2020) (26 November 2010) mengatakan di Mabes Polri di Jakarta, Jakarta Selatan. Oleh karena itu, Yusri membenarkan bahwa kasus tersebut sesuai dengan persyaratan pelaku pidana berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang kesehatan dan karantina. penyelidikan. Dia menjelaskan. “Artinya ada unsur perilaku kriminal. “-Seperti yang kita ketahui sebelumnya, Polda Metro sudah tidak lagi mempertemukan Gubernur DKI Jakarta, Dah Ahmad Riza Patria (Dah Ahmad Riza Patria) Wakil Gubernur Anies Baswedan Pejabat Struktural Pemprov DKI, termasuk Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. DKI, Walikota, Petugas Kesehatan, Kepala Satpol PP DKI, Kepala Kantor Hukum Pemprov DKI, Camat Lurah, Penanggung Jawab RT dan RW setempat.Pada pernikahan putri Imam Agung FPI Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat pada Sabtu (14/11), massa dan dugaan pelanggaran perjanjian kesehatan.

Serta kegiatan keagamaan yang juga membentuk keramaian di Tebet, Jumat, Jakarta Selatan (13/11).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *