Polres Tangerang memastikan para pekerja membawa 8 petasan untuk melakukan protes di istana

Tangerang TRIBUNNEWS.COM-Seorang pria berinisial DA (29 tahun) ditangkap oleh Polsek Tangerang Batuceper karena ikut memprotes UU Cipta Kerja Jakarta. -Kapolsek Batuceper Kompol Wahyudi mengatakan, DA ditangkap karena kedapatan membawa petasan di tas punggungnya. Wahyudi mengatakan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/10/2020): “… ditangkap oleh seorang pria yang ditangkap, pria itu ditangkap, dan satu orang membawa delapan petasan di dalam tas.” Kerusuhan dan demonstrasi terjadi di Jakarta, kemudian demonstrasi yang diduga provokatif yang dilakukan oleh polisi – Wahyudi menjelaskan bahwa ketika DA bertemu dengan sejumlah besar pekerja yang menuju ke Jakarta, DA ditahan di Jalan Daan Mogot di lingkungan Tubup. Ikut serta dalam aksi yang melanggar UU Cipta Lapangan Kerja di Istana Negara bersama dengan serikat pekerja lainnya. Wayudi mengatakan: “Dia ikut serikat harga wajar berskala besar yang diorganisir secara paritas, dan gudang lengkapnya terletak di Batuceper, Tangerang. -Wahyud, tambah saya, sekarang DA sudah dibawa ke Tangerang untuk diinterogasi oleh Polres Metro Kota.

“Orang tersebut sudah menghubungi Polres Metro Tangerang untuk pemeriksaan lebih lanjut. “

— Federasi Pekerja Banten (AB3) kembali menggelar protes. Menolak UU Penciptaan Lapangan Kerja Istana Nasional Jakarta.” Ketua AB3 Mum Nuriman mengatakan, federasi serikat pekerja telah meminta pembatalan UU Penciptaan Lapangan Kerja. Katanya.

Artikel ini dimuat di Kompas.com dengan tajuk “Pekerja yang membawa 8 petasan dan ingin berunjuk rasa di keraton dilindungi oleh polisi. Di Tangerang “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *