Polri bersiap untuk melayani banding awal Ravio Patra

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Komisioner Reserse Kriminal Polda Metro Jaya Jakarta Tubagus Ade Hidayat mengatakan ia menghormati pengungkapan awal yang diajukan oleh Ravio Patra ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Menurutnya, pengajuan sebelum persidangan adalah hak seluruh komunitas.

“Ini adalah haknya mengenai pengembangan uji coba pendahuluan. Siapa pun yang memiliki hak untuk melamar, kami akan melayani Anda. Sifatnya,” kata Kuba (Tubagus) kepada wartawan, Jumat (19/6/2020).

Dia mengatakan bahwa jika dia diminta untuk hadir di pengadilan, dia bertekad untuk mengikuti prosedur hukum. -Baca: Kirim pengadilan pendahuluan. Ini adalah tiga masalah hukum yang diajukan oleh Ravio Patra

“Usulan komunitas, semua orang memiliki hak untuk panggilan pengadilan dari pengadilan, kami hadir. Saat ini, Programnya belum ada. Masih belum tahu bahwa kami sedang dalam proses, “katanya.

Laporan sebelumnya mengatakan bahwa aktivis dan peneliti hak asasi manusia Ravio Patra akhirnya memulai gugatan sebelum ditangkap, yang diduga menyebar provokatif pada 22 April 2020 informasi. Dia mengatakan bahwa banyak petugas polisi melanggar hukum. Seperti kita ketahui bersama, kasus itu terdaftar di Pengadilan Negeri Jakarta di Selata kemarin (3/6/2020). Percobaan ini direkam oleh banyak organisasi masyarakat di Aliansi Katrok.

Perwakilan Katrok dari LBH Jakarta, Okky Wiratama Siagian mencatat, isi rekaman percobaan adalah No. 63 / Pid.Pra. /2020/PN-JKT.Sel. Persidangan juga menguji apakah hukum dilanggar ketika Lavio ditangkap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *