Anggota PSI mengkritik pemerintah SKI provinsi karena gagal mengambil tindakan tegas dalam kegiatan hiburan, yang melanggar PSBB

Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), anggota TRIBUNNEWS.COM-DPRD DKI di Jakarta, kecewa dengan keputusan pemerintah DKI untuk tidak menekan klub malam One Top.

Bahkan jika Anda berpikir bahwa klub malam melanggar pembatasan sosial skala besar (PSBB), itu juga menunjukkan praktik prostitusi dan perdagangan narkoba.

Eneng Maliyanasari mendesak Gubernur DKI Anies Baswedan dari Jakarta untuk menghapus DKI Kadisparekraf Cucu Ahmad Kurnia. Jakarta

Eneng Maliyanasari mengatakan, “Dia tidak mengawasi tempat hiburan. Ini berarti dia tidak dapat melakukan tugasnya.” Wartawan itu dihubungi, Kamis (9/9/2020). Pada hari ulang tahun Joies, Gubernur Anies DKI Baswedan mengucapkan selamat dan berdoa

Membaca: Ambon PSBB berlanjut, banyak warga merasa terluka, pemerintah kota membagikan bantuan

Eneng menunjukkan bahwa ia sibuk mengabarkan razia di berbagai media oleh Satpol PP Buka operasi rahasia di area di “Top One Night Club”.

Tuduhan besar-besaran tentang pelacuran dan perdagangan narkoba telah terjadi. Malam sebelumnya.

Menurutnya, jika ternyata prostitusi ada di daerah, Disparekraf harus mencabut izin usaha tanpa ragu-ragu. Selain itu, saat turun, pawai ASN juga menyaksikan ruang prostitusi. “Dengan kata lain, agensi harus mencabut lisensi tanpa ragu-ragu. Tanda-tanda itu menjadi semakin jelas, “kata Eneng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *