5809 mobil tidak pulang

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa dalam operasi Ketupat Jaya pada tahun 2020, sebanyak 5.809 kendaraan dituntut karena pelarangan Idul Fitri. Semua personil diundang untuk kembali ke Jakarta. -Informasi adalah data. Tamasya terakhir adalah dari Jumat (24/4/2020) hingga Selasa (28/4/2020). Nomor ini juga merupakan hasil dari dua stasiun tol yang dipantau, dua stasiun tol ini digunakan sebagai stasiun pemantauan yang melarang backhaul dan sejumlah rute arteri. Yoga Sambodo Purnomo, Tribunnews.com, Rabu (29/4/2020).

Baca: YLKI: Larangan pulang terlambat

Sambodo mengatakan bahwa untuk informasi lebih lanjut, sebanyak 2.920 mobil disita di pintu masuk stasiun tol Cikarang Barat – 1087 di antaranya adalah bus dan station wagon Menunggu transportasi umum, dan ada 1.833 mobil pribadi.

Pada saat yang sama, 2.423 mobil dikompensasi untuk stasiun tol Bitung. Informasi terperinci mencakup 1.006 kendaraan umum dan 1.417 kendaraan pribadi seperti bus dan armada perjalanan. -Selain itu, hasil pemantauan dari beberapa pos pemeriksaan gratis menunjukkan bahwa 466 kendaraan harus dibalik. -Informasi rinci termasuk 185 sepeda motor, 167 mobil pribadi dan 114 transportasi umum.

Untuk referensi, polisi akan mulai memantau warga Jabodetabek, yang masih bertekad untuk memaksakan liburan pada Lebaran pada 24 April 2020.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *