Gubernur Anies Baswedan memastikan bahwa Ojol dilarang membawa penumpang selama PSBB

Laporan oleh Dionisius Arya Bima Suci, seorang reporter dari TribunJakarta.com di Jakarta-TRIBUNNEWS.COM di Jakarta – apakah pro dan kontra pengemudi ojol online dapat mengangkut penumpang selama periode pembatasan sosial skala besar (PSBB) berlanjut. Untuk tujuan ini, Jakarta Anies Baswedan, Gubernur DKI, meyakinkan polisi bahwa polisi tidak akan dapat mengangkut penumpang selama PSBB.

– “Berkenaan dengan aturan untuk ojek atau roda kendaraan bermotor, kami selalu merujuk pada Permenkes terkait dengan PSBB dan referensi Pergub memang kebijakan PSBB dari Kementerian Kesehatan,” kata Anies, Senin (4/4). 13/2020) di malam hari.

Ini berarti bahwa Anies mengabaikan ketentuan Menteri Transportasi (Permenhub) (No. 18/2020 yang diadopsi oleh Penjabat Menteri Perhubungan Luhut Binsar Panjaitan.) – Peraturan tersebut menetapkan bahwa Ojol dapat mengangkut penumpang dengan persyaratan khusus tertentu. – “Kita akan terus menerapkan kebijakan berikut: kendaraan bermotor dapat mengangkut barang sesuai kebutuhan, tetapi bukan penumpang.”

— Pada saat yang sama, masyarakat selalu diperbolehkan mengemudi dengan kata os.

Namun, kondisinya adalah pengemudi. Penumpang harus menjadi tujuan dan alamat berdasarkan ID.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *