Anak perempuan tertua John Kei meminta maaf, dan Melan Refra sangat berharap akan perubahan ayahnya

TRIBUNNEWS.COM-Melan Refra, putri tertua John Refra atau John Kei, secara terbuka meminta maaf.

Felan mengungkapkan hal ini ketika ayahnya mengunjungi pusat penahanan polisi daerah kereta bawah tanah (Jaya) pada hari Jumat (26 Juni 2020).

Dilaporkan oleh Kompas TV, Melan Refra meminta maaf kepada pemerintah dan warga negara Indonesia atas protes keras dari kelompok John Kei.

“Saya gadis John Refra, meminta maaf kepada pemerintah, dan Melan juga meneriaki warga negara Indonesia yang dianggap sebagai Papa I.” “Melan juga menegaskan bahwa dia tidak percaya bahwa jika ayah dan keluarganya Paman Nus Kei bingung. Sejak John Kei meninggalkan Nusakambangan pada akhir 2019, Melan juga menaruh harapan besar pada perubahannya. -Baca: Didik Ha Dantiki (Didiki Hartantyo), menjadi komandan pandemi: Meninggalkan 23 miliar rupee sehari, hanya 30 juta rupee

Baca: Istri Nus Kei dikatakan sebagai suara wanita sekunder John Key ยท Adegan John Kei Reka sampai dia diminta untuk tetap diam – “Saya memiliki harapan besar untuk perubahan ayah saya yang sangat kuat,” kata Melan Refra. Ubah John Kee di rumah.

Menurut Melan, John Kei sering mengundang keluarganya untuk hadir setelah meninggalkan Nusakambangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *