Walikota menjamin bahwa kematian ASN di pemerintah barat Jakarta tidak ada hubungannya dengan pengurangan TKD sebesar 50%

Laporan dari tribunnews.com reporter Danang Triatmojo-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Walikota Jakarta Barat Rustam Effendi menolak akronim SH untuk pejabat DKI yang ditemukan tewas di gedung kantor walikota. Kita tahu bahwa pada hari Sabtu (27 Juni 2020) SH ditemukan tewas di negara tergantung. Dia mengatakan bahwa kematian seorang pejabat yang bekerja di walikota Jakarta Barat tidak ada hubungannya dengan kebijakan penyesuaian anggaran. .

Baca: Seorang pejabat digantung di kantor walikota di Jakarta Barat dan polisi mencari pemicunya- “Bukan karena TKD. Itu tidak ada hubungannya dengan TKD,” kata Rustam ketika membenarkan Tribunnews.com. Senin (26/6/2020) .

Rustam menjelaskan bahwa SH melakukan bunuh diri karena motivasi untuk memiliki kisah cinta dengan wanita lain. – “Tapi karena hubungannya dengan wanita lain,” katanya lagi. .

Saat ini, kasus kematian SH masih diproses. Kantor polisi Kembangan dari Kantor Polisi Metro Bharat di Jakarta membutuhkan penyelidikan lebih lanjut.

Alasan mengapa SH akan dibunuh adalah karena dapat dilihat dari tangkapan layar percakapan dari tim Whatsapp Diklat BMD bahwa TKD PNS telah berkurang hingga 50%. Menggunakan kabel UTP-percakapan berisi pesan yang dikirim ke grup untuk membahas penyebab kematian SH.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *