PT KCI: Karena pembatasan operasional Idul Fitri, jumlah pengguna KRL telah menurun sebesar 90%

Reporter Tribunnews.com, laporan Reynas Abdila-Jakarta-PT KUNeta Api Indonesia (KCI) menunjukkan bahwa jumlah pengguna KRL telah turun 90% dibandingkan dengan Idul Fitri tahun lalu. -Sunday (24 Mei 2020), kata PT KCI Anne Purba, Wakil Presiden Komunikasi Korporat, Jakarta. Anne mengatakan bahwa penurunan jumlah pengguna KRL disebabkan oleh pembatasan operasional untuk mengurangi mobilitas masyarakat, dan ini tidak perlu konsisten dengan rencana penerimaan online pemerintah.

Layanan KRL di pinggiran “Hari ini” terbatas pada jam 5:00. Annie berkata: -WIB di pagi hari -8: 00 pagi, WIB di sore hari -6: 00-6: 00.

Baca: pembatasan operasi KRL selama Lebaran, hanya tersedia di pagi dan sore hari

Baca: KRL Operates Limited melihat semua informasi terperinci selama Idul Fitri 2020

Dengan Idul Fitri 2018 575 148 Dibandingkan dengan penggunaan 424 834 Peng pada tahun 2019, batas operasional mengurangi jumlah KRL. -Dia berkata: “Oleh karena itu, pada tahun 2020, jumlah pengguna KRL ERL telah berkurang sebesar 90%.”

Sepanjang operasi sepanjang pagi, situasi telah dipertahankan, dan pengguna telah secara ketat mengikuti berbagai perjanjian kesehatan, termasuk upaya untuk mempertahankan dengan kereta api Jarak

dan pagi hari, karena operasi terbatas, PT KCI mengelola jadwal kereta es 276 .

Ketika rute KRL dibuka pada sore hari, diamati bahwa pengguna telah mulai memasukkan Angke, Karet mulai pukul 14:00. Berbaris di luar area banyak stasiun termasuk Tanah Abang. WIB, tapi tidak sesibuk biasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *