Lari Djoko Tjandra tampak santai selama proses e-KTP di markas desa Grogol Selatan

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Kasus buronan Bank Bali Djoko Tjandra ditemukan terlibat dalam operasi KTP elektronik atau operasi KTP elektronik di kantor desa Kebayoran Lama Grogol Selatan di Jakarta selatan.

Djoko Tjandra ada di sini, dengan pengacara Anita Kolopaking, seorang sopir dan orang lain dicurigai sebagai pengawal.

– Sebenarnya, Kejaksaan Agung menginginkan Djoko Tjandra. Kepala Unit Kejahatan Khusus Kantor Kejaksaan Jakarta Selatan, Ridwan Ismawanta, mengatakan ia telah menulis untuk meminta pemberitahuan merah Interpol.

“Jika Interpol sedang memproses pemberitahuan merah, ada permintaan kemarin untuk mengembalikan publikasi,” katanya kepada Pengadilan Negeri Jakarta pada hari Senin. (07/06/2020).

Baca: Kantor Kejaksaan Agung tidak ragu mengomentari apa yang disebut sebagai kontroversi Djoko Tjandra di Indonesia

Kita tahu bahwa tujuan kunjungan Djoko Tjandra ke kantor desa adalah untuk membuat KTP elektronik Atau KTP elektronik.

Djoko Tjandra dan ketiga temannya tiba di Bank Dunia sekitar jam 8:00 pagi.

Pagi itu, dia mendapatkan nomor antrian pertama di layanan terpadu satu pintu (PTSP), yang terletak di lokasi yang sama dengan desa Grogol Selatan. — “Persyaratan utama (pembuatan e-KTP) harus ada karena memerlukan pendaftaran wajah dan pendaftaran sidik jari,” kata Arthur Pu dalam pertemuan di Kantor Walikota di Jakarta Selatan pada hari Senin. 7 Juni 2020.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *