Ganjar Pranowo menyarankan polisi untuk melaporkan bahwa perawat trauma diancam setelah memeriksa Covid-19 pasien

TRIBUNNEWS.COM-Seorang pekerja medis menerima perawatan tidak menyenangkan lainnya dari masyarakat.

Kali ini, perawatan yang tidak menyenangkan diterima oleh perawat dari departemen implementasi teknis dari pusat kesehatan masyarakat Kota Jiwang di Kabupaten Slagan, Tengah .— Seorang perawat anonim memeriksa korona. Pasien yang positif virus kemudian diancam.

Jumat (29 Mei 2020), penyerang mengancamnya melalui pesan WhatsApp.

Setelah diancam dan diintimidasi, perawat sekarang mengalami trauma.

Ancaman yang ditimbulkan oleh penyerang itu juga membuatnya takut.

• Perawat diancam setelah memeriksa pasien korona-positif, Ganjar Pranowo menyesal tidak mengetahui identitasnya

– Pasien abnormal abnormal-19 Rumah Sakit Daerah Depok memiliki 24 Perawat itu terinfeksi dan sekarang telah ditutup selama 14 hari-Ganjar Pranowo juga telah campur tangan untuk menyelesaikan masalah ini – gubernur Jawa Tengah mengatakan ia telah menerima laporan ancaman yang diterima oleh dokter hewan peliharaan melalui WhatsApp. -Ganjar Pranowo menyarankan perawat untuk merujuk masalah ini ke pengadilan.

Dia meminta perawat untuk melapor ke polisi untuk segera mengakhiri pengalamannya.

Halaman Berikutnya ======= =>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *