Dirazia Satpol PP, banyak pengunjung dari klub malam One Top Jakarta nongkrong di tangga darurat selama berjam-jam

Wartakotalive.com reporter Desy Selviany melaporkan-Jakarta Tribunnews.com-ratusan turis menuju klub malam Top One, Duri Kepa, Kebon Jeruk dari Jakarta Barat, akhirnya menyerah setelah berjam-jam mengutuk di klub malam. -Selama pencarian, Jumat (3/7/2020), mereka meninggalkan klub malam pada pukul 10:00 pagi di WIB.

Pencarian yang dilakukan oleh Polisi Layanan Publik (Satpol PP) adalah bagian dari penghormatan terhadap pembatasan sosial skala besar (PSBB).

Sigiro, kepala Departemen Operasi Kontrol Satpol PP Ivand di Jakarta Barat, mengakui bahwa kantornya dan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI di Jakarta telah mengalami konflik sejak Kamis malam (2 Juli, 2020) Investasikan di klub malam.

Baca: Pemerintah provinsi DKI telah meminta untuk memesan restoran yang menawarkan bar dan layanan disko – Baca: Setelah pengenalan standar baru, pusat disko dan pijat akan dibuka, ini adalah tanggapan pemerintah provinsi terhadap markas besar DKI

tetapi untuk Di pagi hari, wisatawan tidak akan meninggalkan klub malam. – Wisatawan dikatakan mengetahui serangan yang diselenggarakan oleh Satpol PP, sehingga mereka dapat bertahan hidup di klub malam.

Akhirnya, pejabat Satpol PP memasuki diskotik dan mencari turis di diskotik itu.

“Sebelumnya, kami menemui kesulitan, dan beberapa wisatawan yang ingin pergi tidak ingin pergi,” Ivand bertemu Jumat setelah serangan (07/03/2020).

Pada saat itu, Agen Satpol PP menemukan bahwa pengunjung bersembunyi di banyak diskotik, seperti tempat pelarian api, aula, ruang karaoke dan atap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *