Gekia Pandemic Corona Virus, APKI dari Organisasi Pembangunan Ekonomi dan Sosial DKI Jakarta mencapai 4 miliar

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pada tahun 2020, pandemi virus Corona atau Covid-19 akan menyebabkan defisit dalam anggaran daerah provinsi DKI Jakarta (APBD). 4 triliun.

Baca: Pejabat DKI berencana untuk memotong TKD dari Jakarta sebesar 50% untuk menghentikan THR

Meskipun DKI merasionalisasi anggaran sampai batas pengeluaran karyawan mencapai 51 triliun rupiah.

Catur Laswanto mengatakan pada konferensi awal DKI bahwa anggaran untuk Jakarta pada tahun 2020 adalah 87,95 triliun rupee. -Dalam rapat manajemen belum lama ini, terungkap bahwa perkiraan pendapatan untuk tahun 2020 hanya 47 triliun rupee. 51 triliun. Chess mengatakan pada rapat kerja dengan Komite DPD Jakarta, Rabu (6/5/2020): “Meskipun pengeluaran telah dikurangi menjadi 51 triliun rupiah sejauh ini.” – gangguan, rincian informasi tentang pengurangan pengeluaran secara bertahap Tunjangan kinerja daerah (TKD) atau pendapatan karyawan tambahan (TPP) berkurang 50%, tunjangan liburan (THR) dan gaji ke-14 dihilangkan, dan tunjangan transportasi dihilangkan. Catur berkata: “Namun, anggaran untuk bantuan sosial (bantuan sosial) adalah Indonesia (Provinsi) Yang terbesar. “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *