Suaminya dipecat, Mida dipaksa menjadi pemulung, dan anaknya tidur di kereta dorong

Reporter TribunJakarta.com Dwi Putra Kesuma melaporkan-TRIBUNNEWS.COM, DEPOK-Corona atau Covid-19 pandemi memiliki dampak langsung pada masyarakat.

Karena alasan perusahaan, ribuan orang dipecat. Tempat di mana Anda tidak dapat bekerja karena kehilangan.

Beberapa korban pemecatan akhirnya mencari nafkah dengan pekerjaan serabutan.

Karena prevalensi korona, pendapatan juga menurun.

Demikian pula kisah Mida, ibu empat anak.

Baca: Jokowi meminta PHK dan korban PHK untuk mendapatkan prioritas pra-pekerjaan

Baca: Covid-19 Impact, 7.500 karyawan PHK dan PHK perusahaan di Yogyakarta

Dia dipaksa menjadi Pengadopsi barang bekas untuk mencari nafkah. Keluarga .

Dia mengundang anak-anaknya .

Putra tertua masih menangis di sisi jalan, sementara anak kedua dan ketiga Mida (29 tahun) berlari diam-diam di tepi Margonda Road. , Kota Depok, Beji .

Di kereta, mobil terkecil muncul. Anak berusia 9 bulan itu makan kue, dan anak keempat ditemani deru mobil yang lewat saat tidur nyenyak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *