Viral Ojek Pasas meremas penumpang, menuntut Rs 750.000 di terminal Kalideres-Tanjung Duren

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pengemudi ojek pangkalan (opang) memeras penumpang viral di jejaring sosial.

Salah satunya diposting di akun instagram @ undercover.id.

Korban tidak menerimanya karena mereka pikir mereka adalah korban pemerasan dan selingkuh oleh tiga candu. – Alasannya adalah Obon meminta Rp. Tiga sepeda motor yang dimuat adalah 750.000.

“Dari Kalideres ke sini, setiap orang adalah Rp 150.000, jadi tiga orang adalah Rp 450.000. Persyaratan awalnya adalah Rp 250.000 per orang (dikalikan dengan 3, jadi Rp 750.000),” korbannya adalah TribunJakarta.com dalam video Mengutip. Jumat (21/2/2020). Pada saat bersamaan, seorang pengguna yang berkomentar di akun @kingrazerr menulis bahwa korban adalah korban. Dia menjelaskan bahwa pada saat itu, ketiga rekannya baru saja turun dari bus Kediri-Jakarta di terminal Kalideres dan melanjutkan ke daerah Tanjung Duren di barat Jakarta.

• Saran untuk orang tua dari asosiasi satu anak

• Persib Bandung vs Persikabo end draw: ini adalah cara bermain

karena mereka tidak dapat memesan taksi atau ojek online, jadi tiga Juga memesan opangs.

Dia mengatakan bahwa ketiga rekannya hanya percaya bahwa kerjasama dengan opang adalah karena ketika menegosiasikan tarif, opang menyebutkan angka 25, yang seharusnya mulai dari Rp 25.000.

Namun, ketika dia tiba di tujuannya, orang tersebut meminta 450.000 Rp, yang berarti 250.000 Rp.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *