Jakarta menerapkan PSBB, yang merupakan pembatasan kendaraan pribadi dan angkutan umum

Reporter Tribunnews.com melaporkan bahwa Dammavanri-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-pemerintah provinsi DKI Jakarta akan menerapkan pembatasan sosial skala besar untuk mencegah penyebaran coronavirus atau epidemi Covid-19. — PSBB akan dimulai pada hari Jumat, 10 April 2020, dan akan mengatur pembatasan yang dikenakan pada penumpang kendaraan pribadi dan publik DKI di Jakarta.

Data tentang pembatasan kendaraan pribadi dan transportasi umum dikomunikasikan kepada Tribunnews pada bulan April 2010. Pada hari Rabu (4 April 2020), tergantung pada jumlah penumpang yang dapat diangkut dengan kendaraan pribadi, angkutan umum akan dibatasi dan diatur – untuk mobil pribadi kateogri da, yang dapat menampung 4 penumpang dan hanya dapat mengangkut 3 penumpang Aturan untuk pengemudi dan dua penumpang.

Baca: Polisi: Aplikasi PSBB tidak jauh berbeda dengan penginderaan jarak fisik

Pada saat yang sama, non-sedan yang dapat menampung 7 penumpang hanya dapat membawa 4 penumpang penumpang dan pengemudi, dua di tengah, belakang Satu.

Membaca: Dari hari Jumat, 10 April, Gubernur Anies menjelaskan penjelasan lengkap PSBB Jakarta

Kemudian, untuk sepeda motor, hanya satu orang yang dapat dimuat, yaitu, pengemudi tidak ingin mengatakan bahwa ia dapat mengambil penumpang.- — Untuk bus dengan lebih dari 7 penumpang, hanya penumpang yang dapat menanggung 50% dari kapasitas bus.

Baca: Ekonom: Ojol membantu menerapkan PSBB secara efektif

Selain itu, karena Pembatasan transportasi umum, seperti Moda Raya (MRT) terpadu, kereta api dari seri yang sama hanya dapat mengangkut 60 orang.

Di Grand Rapid Transit (LRT), serangkaian kereta tidak boleh melebihi 30 orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *