3.869 penjahat PSBB di Jakarta dihukum karena menyapu toilet

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Sejauh ini, pemerintah provinsi DKI di Jakarta masih memberlakukan pembatasan sosial atau PSBB skala besar selama pandemi korona atau Covid-19.

Kita tahu bahwa PSBB sekarang berlaku, jika tidak fase ketiga akan berakhir pada 4 Juni 2020.

Baca: Investigasi kriminal polisi secara resmi menggelar Ruslan Buton

Dalam pelaksanaannya, dikatakan bahwa ribuan orang diperkosa.

TribunJakarta.com melaporkan bahwa kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin menyatakan bahwa puluhan ribu pelanggar disimpulkan dari fase kedua PSBB mulai 24 April.

Untuk rinciannya, tidak kurang dari 3748 perusahaan digugat, dan kemudian 17 pabrik, 32 kantor dan 10986 individu pelaku digugat.

“” Karena itu, kami telah melakukan total 14.783 pelanggaran “, ia mengumumkan pada hari Sabtu (30 Mei 2020) .

Di antara mereka, Satpol PP memblokir 453 tempat bisnis, kantor dan Pabrik .— Selanjutnya, 9.332 pelaku menerima peringatan tertulis dan 1.138 lainnya didenda. Di sel, 3.869 individu pelaku diberi sanksi oleh masyarakat, menggunakan rompi oranye untuk membersihkan fasilitas umum, dan mengumpulkan lima Lebih dari

Baca: Pengaduan diterima pada tahun 2000, Wakil Menteri: Harus menghilangkan dana BLT desa untuk mengambil tindakan- “Mereka berkumpul, majelis melampaui peraturan, jadi kami memberlakukan sanksi sosial,” kata Arifin. — “Ada juga orang yang tidak memakai topeng, jadi kami memberikan sanksi pekerjaan sosial,” lanjutnya.

Judul artikel ini di Tribunjakarta.com adalah: Anies Baswedan Legal 3869 D bawahan KI PSBB Jakarta KI Pelanggar, membersihkan jalan-jalan toilet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *