Dipangkas TKD, kisah pejabat Jakarta ini terpaksa menjual emas dan mobil

Reporters Tribunnews.com, Dodi Esvandi

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Inda (bukan nama sebenarnya) terkejut dengan memeriksa saldo tabungannya di Bank DKI pada 20 Mei.

Hari ini, saldo tabungannya harus meningkat, karena ini untuk membayar tunjangan kinerja daerah harian (TKD).

Baca: Pemerintah menyesali keputusan untuk menghentikan proyek pesawat R80 dan N245 dari mimpi BJ Habibie

Neraca tabungan Indah memang meningkat, tetapi tidak meningkat seperti biasa. Jumlahnya telah berkurang hingga 50%.

Beau adalah petugas lingkungan dari pemerintah provinsi DKI.

Sejak akhir April 2020, ia dan koleganya memang pernah mendengar desas-desus bahwa ada penurunan TKD di lingkungan pemerintah provinsi DKI.

“” Ini hanya gosip (berita berantai) yang disiarkan melalui radio) ke grup Whatsapp, “kata Indah kepada Tribunnews.com, Rabu (3 Juni 2020) .

Pelajari tentang Yingying Indah dan rekan-rekannya terkejut setelah pejabat pemerintah provinsi Takara dan provinsi Jakarta diberhentikan. Indah mengatakan: “Berbagai doa disediakan sehingga (TKD) tidak dapat dikurangi sebanyak (50%). Berharap untuk mengurangi paling banyak 10-25%.

Kelompok ini mencapai ini ketika informasi berantai di WhatsApp muncul, yaitu, PNS TKD dari pemerintah provinsi di Jakarta berkurang 50%, dan Indah segera menjadi lumpuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *