Orang yang bertanggung jawab di Jalan Koja mengatakan yang sebenarnya, warga yang terinfeksi virus RT sangat membutuhkan makanan pokok

TRIBUNNEWS.COM-Koja Ade Himawan, kepala jalan, juga menanggapi protes karena berita bahwa warga dianiaya oleh RT karena mengajukan pertanyaan tentang toko kelontong. -Baru diduga dianiaya menjadi populer di media sosial. Selama epidemi korona, pemerintah meminta bantuan makanan. -Nur merasa bahwa dia terdaftar sebagai penerima bantuan makanan pokok, tetapi pasokan makanan yang diharapkan tidak bisa dihindari. Nur juga datang ke kediaman resmi RT untuk menuntut haknya. Namun demikian, Ms. RT percaya bahwa Nur tidak boleh dibantu karena dia tidak tinggal di daerah tersebut. Karena itu, Nur pergi ke Presiden RW untuk klarifikasi. Jelas, Ibu RT marah karena Nur melaporkan kejadian itu kepada ketua RW setempat.

“Apakah Anda bertanya kepada Pak RW? Park RW salah. Orang yang tepat untuk daerah ini adalah saya. Saya belum pernah tinggal di sini selama bertahun-tahun. Sekarang giliran saya untuk mendengarkan bahan makanan. Apakah Anda sudah membayar deposit saya? ? “Kata Bu RT dalam video yang diputar di dunia maya.

Bahkan keluarga RT bahkan mengancam akan mengusir Nur. Kirimi dia surat transfer.

Setelah itu, akan selalu ada agitasi.

Baca lebih lanjut >>>>>> >>>>>>>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *