Pemilik Warung melihat 2 anak sedang mengobrol di dekat pembunuhan penerbit Metro TV

Penerbit TRIBUNNEWS.COM-MetroTV di Jakarta Yodi Prabowo diduga telah dibunuh.

Karena Yodi Prabowo memiliki banyak luka tusuk. Setelah otopsi oleh seorang polisi, pemeriksaan dilakukan di TPU Sandratex di Ciputat Timur, Tangerang Selatan Timur.

Sabtu (11 November 2020), polisi juga melakukan investigasi TKP untuk menemukan mayat editor MetroTV, Yodi Prabowo .

TKP terjadi dalam dakwaan JORR di Pesanggarahan, Jakarta Selatan. Di satu sisi jalan, anjing pelacak K9 juga dilibatkan untuk menemukan bukti dan jejak para pelaku. Menurut dugaan, pria ini adalah orang di belakang kematian seorang reporter TV kereta bawah tanah.

Pada saat yang sama, menurut hasil otopsi Yodi Prabowo, korban meninggal karena luka-luka serius di leher dan dada selama waktu vic. Direktur Hubungan Masyarakat Polisi Yusri Yunus mengatakan bahwa Yodi Prabowo memiliki senjata tajam di leher dan dada.

Sudah berakhir, tenggorokan Yodi Prabowo sam terkoyak oleh luka tusukan pelaku.

“Cidera leher menyebabkan robekan di tenggorokan. Inilah yang menyebabkan kematian korban,” kata Yusri kepada Kepolisian Kota Jakarta, Senin (13 Juli 2020).

Cedera parah tidak hanya di leher korban … Pelajari lebih lanjut >>>>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *