Polda Metro Jaya meminta warga untuk tidak menjalankan tradisi Nyekar di Lebaran tahun ini

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Polda Metro Jaya mendesak warga Jakarta, Depok, Bekasi dan Tangerang untuk tidak mengikuti tradisi yang ramai selama Idul Fitri 1441 H. Tidak ada larangan formal untuk meniup.

Namun, selama Idul Fitri, dia meminta masyarakat untuk tinggal di rumah.

“Kami mengajukan banding sesuai dengan kebijakan, harap bersabar. Jangan berdoa. Kami memohon, kami tidak boleh melakukannya, saya tidak mengatakan itu diizinkan. Kami mendorong Anda untuk tidak melakukannya, hanya di rumah,” Youss Yuri mengatakan kepada wartawan, Rabu (20/5/2020).

Baca: Kreasikan Opor Chicken Oleh karena itu, resep ayam pedas Opor lebih istimewa

Yusri menambahkan bahwa polisi Jakarta menginstruksikan Polsek Polres di bawah yurisdiksinya untuk membawa pulang kegiatan sosial selama Idul Fitri.

“Polcek telah mendesak semua orang untuk bergabung dengan komunitas teman Satpol PP TNP bersama-sama, dan kami mendesak mereka. Ini normal,” katanya.

Namun, Yusri percaya bahwa masyarakat telah memahami situasi dunia yang dipengaruhi oleh pandemi korona.

Sebaliknya, banyak orang sudah tahu untuk menjauh dari tempat-tempat ramai untuk mengurangi risiko penularan. Dia menyimpulkan: “Publik juga tahu bahwa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jarang terjadi pada saat yang sama.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *