Gubernur Anies Baswedan meminta warga Jakarta untuk tinggal di rumah selama PSBB diundangkan

TRIBUNNEWS.COM – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerapkan pembatasan sosial berskala besar (SBB) selama 14 hari pada hari Jumat (10/4/2020), menyerukan warganya untuk tinggal di rumah.

“Dalam 14 hari ke depan, semua warga Jakarta harus betah di lingkungan keluarga,” kata Anis dalam konferensi pers di Balaikota DKI di Jakarta, Kamis (4/9/2020) Mengatakan. -Anies Baswedan juga meminta warga Jakarta untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan kegiatan di luar rumah. .

Tentu saja, tujuannya adalah untuk memutus rantai penularan coronaal coronavirus tipe 2 (SARS-CoV-2) yang menyebabkan Covid-19.

Baca: Gubernur Anies Baswedan mengeluarkan peraturan gubernur tentang PSBB, ada 6 hal yang terbatas

Baca: Jakarta PSBB disahkan besok, Gubernur Anies Baswedan melarang angkutan penumpang online Ojek

“Saat ini, Jakarta Ini adalah pusat masalah Covid. Tujuan kami bukan untuk mengundang semua orang, tetapi untuk menyelamatkan kami, tetangga, kolega, dan menyebarkan virus mungkin merupakan langkah pengendalian, “kata Anies. — Membaca: Setelah kematian Glenn Fredly, bagaimana nasib ketiga orang ini akan berlanjut?

PSBB di Jakarta akan dilaksanakan pada hari Jumat (10/4/2020). PSBB berlaku selama 14 hari atau hingga 23 April 2020, dan dapat diperpanjang.

PSBB cocok untuk mengendalikan penyebaran virus corona Covid-19 tipe 2 (SARS-CoV-2).

Artikel ini dimuat di Kompas. Judul com adalah PSBB Jakarta, Anies meminta penduduk untuk tinggal di rumah selama 14 hari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *