Polisi menunggu hasil otopsi anggota keluarga almarhum di Tangerang

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Mayat keluarga almarhum masih menjalani otopsi di Bararaja, Kabupaten Tangerang, Banten. Polisi masih menunggu hasil autopsi. – Kita tahu polisi ada di TKP Tiga mayat ditemukan. Dengan kata lain, tubuh tersangka dewasa adalah ayahnya dan dua anak masing-masing berusia 13 dan 3 tahun. Beritahu wartawan pada hari Jumat. Ade mengatakan hasil otopsi akan memberikan petunjuk penyebab kematian tiga mayat.

Baca: Kepala Polisi Sumatera Utara memerintahkan Kepala Polisi Pelabuhan Bellawang untuk segera menangkap pembantah Aipda Daely-termasuk tuduhan bahwa ayahnya pertama kali membunuh dua anak dan akhirnya memutuskan untuk bunuh diri.

“Korban berada di rumah sakit umum daerah selama otopsi di Balaraga,” pungkasnya.

Seperti disebutkan sebelumnya, AKP Teguh Kuslantoro, kepala polisi Bararaja, melewati urutan waktu untuk menemukan sebuah keluarga di Bararaja di Kabupaten Tangerang, dan orang itu ditemukan tewas di rumahnya.

Kasus ini dikatakan sudah mulai karena masalah keluarga.

Insiden dimulai dengan perkelahian awal antara korban R dan keluarga LM. Rabu (6/10/2020) malam. R berdebat dengan istrinya, LM sampai dia akhirnya menceraikan keluarganya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *