Masih ada kekurangan madu dari staf medis yang mengelola pasien Covid-19

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Setiap hari, jumlah pasien positif yang terinfeksi virus korona terus meningkat.

Tidak mengherankan bahwa menurut Menteri Kesehatan, HK. 01.07 / Menkes / 169/2020, beban kerja dokter di 132 rumah sakit rujukan di seluruh Indonesia untuk menangani kasus korona meningkat.

Terutama di tempat di mana sebagian besar pasien dengan DKI yang berkorelasi positif terjadi di Jakarta, ada 8 rumah sakit rujukan, salah satunya adalah Rumah Sakit Militer Pusat Gatot Sobroto.

Mayor KKM Noviati dari Departemen Fasilitas Nutrisi, Rumah Sakit Militer Geto Sobroto mengatakan bahwa mereka sering mendapatkan bantuan makanan dari kotak makan siang dan minuman, seperti susu UHT dan air mineral.

Tetapi karena kebutuhan madu, masih banyak staf medis yang belum menerima bantuan.

Membaca: 6 makanan puasa sehat, termasuk kurma dan madu, dapat memulihkan energi tubuh – Membaca: Agus Yudhoyono merindukan almarhum Ani Yudhoyono Ani Yudhoyono, masih ingat foto-foto lama dia ketika dia masih di Sekolah Sesco di Amerika Serikat-untungnya, ini dengan mudah menarik perhatian Kepala Staf Angkatan Darat Andika Perkasa TNI.

Di bawah koordinasi istri Kepala Staf Angkatan Darat Diah Erwiany (Diah Erwiany), madu telah didistribusikan dalam bentuk produk madu TJ sejak minggu lalu, Gatot Subroto (Gatot Subroto) Semua staf medis langsung menerima produk dari rumah sakit. Kami membagikan madu ke semua kamar, dan semua orang menyatakan terima kasih kepada madu tersebut. Kami juga memeriksa madu sesuai dengan prosedur operasi rumah sakit. Meskipun madu ini memenuhi standar pabrik, kami harus memeriksanya lagi dan hasilnya membuktikan bahwa itu adalah madu. 100% sayang. Cato Soebroto RSPAD walikota fasilitas gizi (K) CKM Noviati mengatakan dalam siaran pers, Minggu (19/4/2020). “

Pengiriman madu akan dilakukan secara teratur, karena informasi pada sebotol madu akan dikonsumsi oleh staf medis selama seminggu .

Baca: Karena penyebaran virus Corona Hawkes, enam warga Lamphong menerima perawatan hukum- — Membaca: Kisah seorang mahasiswa kedokteran sukarela: Meskipun bertatap muka, Sofina tidak khawatir menghadapi Coven-19 pasien-staf medis sangat khawatir tentang permintaan madu yang disumbangkan, mengingat efektivitas madu pada antibiotik alami Anda perlu menjaga stamina dan daya tahan saat bertugas. Untungnya, kebutuhan staf medis juga datang dari sisi lain, salah satunya berasal dari PT Ultra Sakti, yang memproduksi madu TJ.

Produsen madu berkualitas tinggi, KSAD dipercaya untuk menyumbangkan produknya langsung ke Rumah Sakit Militer Gato Sobroto.

Pada hari Sabtu (18/4) pagi, PT Ultra menghadiahkan hingga 2.400 botol Direktur Penjualan TJ Honey Sakti Edi Sutrisno langsung oleh angkatan bersenjata Jenderal KSAD Andika Prakasa menerima sambutan. KSAD mengatakan: “Kami menyediakan madu berkualitas tinggi dan sekarang menerima bantuan berkualitas tinggi. Ini harus bermanfaat bagi tenaga medis sebagai ksatria lini pertama untuk menghilangkan virus korona. “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *