11 Orang asing Nigeria bersama dengan polisi tampaknya tidak memiliki izin tinggal di Indonesia

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Petugas Hubungan Masyarakat, Departemen Kepolisian Metropolitan Jaya, Komisaris Polisi Yusri Yunus mengatakan bahwa 11 orang asing dari Nigeria diduga memukuli polisi dan mereka tampaknya tidak tinggal di Indonesia sertifikat. Menurut Yusri, otoritas imigrasi masih menahan otoritas imigrasi untuk studi lebih lanjut.

Pada hari Senin, Yusri dari Markas Besar Kepolisian Daerah Metropolitan Jaya Jakarta mengatakan: “11 orang asing Nigeria tinggal di sini dan izin tinggal mereka telah hilang. Bahkan, mereka harus diperiksa oleh otoritas imigrasi,” katanya pada 11 Tiga orang asing diidentifikasi sebagai pelaku.

Baca: Periksa catatan CCTV, ada 3 warga negara Nigeria yang diduga memukuli polisi

tetapi masalah yang relevan belum terselesaikan. Polisi karena masih berurusan dengan masalah imigrasi.

“Sejauh ini, tiga orang telah diidentifikasi sebagai pelakunya. Hasil investigasi. Namun, kami meninggalkan kantor imigrasi lagi pada tanggal 11 dan melaksanakan” Polisi dan Polisi Jakarta Metro Jakarta Barat telah menambahkan orang asing dari Nigeria lagi. Mereka Ditangkap bersama polisi di Blok F gedung apartemen Green Park View di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta, Bharat, Sabtu (27/6/2020) .

Komisaris Polisi Metropolitan Jaya Yuri Yunus (Yusri Yunus) mengatakan bahwa seluruh kantor polisi telah menangkap sebanyak 11 orang asing dari Nigeria yang terlibat dalam pemukulan jaringan cyber Cyber ​​Polya Metro Jaya.

“Usri mengatakan kepada wartawan, Minggu (28 Juni 2020):” Awalnya, sembilan warga Nigeria dibawa ke zona keamanan, mereka dibawa ke zona keamanan tadi malam, dan ada dua negara asing Orang-orang, jadi ada total 11 orang asing. -Dia bilang semua orang aman. Polda Metro Jaya. Sebaliknya, itu juga mengoordinasikan prosedur lain dengan otoritas imigrasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *