24 avril au 20 mai, aksi PPP DKI 10284 pelanggaran PSBB

Surat kabar Jakarta tribunnews.com melaporkan bahwa pemimpin Jakarta-DKI Jakarta Satpol PP mengatakan pihaknya telah mengambil tindakan untuk menuntut 10.284 pelanggaran pembatasan sosial skala besar (PSBB) di Jakarta.

Data ini adalah akumulasi pelanggaran di dua tempat. Bisnis dan perorangan dihitung dari 24 April hingga 20 Mei 2020. -Jenis pelanggaran mengacu pada Peraturan Gubernur No. 33 tahun 2020 tentang implementasi CBD di DKI di Jakarta. -Baca: Perjalanan kereta api yang tidak konvensional di tengah pandemi Covid-19 harus memenuhi persyaratan berikut

Baca: Meminta teguran dari Departemen Transportasi AP II. Menerapkan prosedur keberangkatan untuk rute domestik ke Soetta

Data ini memang merupakan pelanggaran kolektif, dua pelanggaran oleh departemen perusahaan, dan kemudian kami menggabungkan individu atau pabrik, “Arifin Kamis (2020) 21 Mei Memberitahu wartawan.

Informasi terperinci tentang jenis pelanggaran, 3.524 tempat usaha, 17 pabrik industri, 32 kantor, dan 6.711 orang. Tidak ada masalah mengenakan topeng dan kepadatan penduduk.-Untuk pelanggaran, Satpol PP Langkah-langkah diambil sesuai dengan sanksi Pergub No. 41 pada tahun 2020. 1.281 orang dijatuhi hukuman kerja sosial untuk jalan bersih dan fasilitas umum.

Arifin menjelaskan bahwa karena tidak ada pelanggaran terhadap perilaku individu atau individu, saat ini tidak ada tanggapan Denda. Saat ini, Satpol PP masih memberikan sanksi pekerjaan sosial. “” Individu belum didenda. Dia menyimpulkan bahwa metode pertama kita adalah pekerjaan sosial, tetapi yang paling relevan adalah pengelolaan denda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *