Tidak hanya Ojol, pengemudi taksi juga perlu memperhatikan

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Dalam pembatasan sosial berskala besar (PSBB), tidak hanya ojek online yang terpengaruh oleh pengemudi taksi untuk mengurangi penyebaran virus corona atau Covid-19. Berikan perhatian khusus kepada pengemudi taksi yang pesanannya menurun karena wabah korona.

Direktur pemasaran senior Lemonilo Irfan Prabowo mengatakan bahwa dia bertekad untuk membantu orang Indonesia menjadi lebih sehat dan tetap sehat dalam situasi ini. Dia berkata: “Lemonilo tergerak untuk mendukung pengemudi taksi untuk selalu mendapatkan nutrisi yang baik, membuat mereka lebih bahagia, lebih produktif dan mampu mendukung kehidupan sehari-hari mereka.” Tiba di Jakarta, Kamis (23/4/2020) Sopir taksi burung biru pergi ke kantor kejaksaan-baca: Jalan raya nasional dan jalan tol tidak ditutup selama larangan kembali ke negara-Lemonilo adalah perusahaan yang dapat menyediakan berbagai produk alami dan harga terjangkau untuk memenuhi semua kebutuhan. Dan tidak mengandung senyawa berbahaya.

Saat ini, taksi telah terganggu karena tidak menerima pesanan yang cukup.

Pada hari normal, mereka menerima sekitar 16 hingga 17 pesanan, dan jumlahnya turun tajam. Hanya ada 6 hingga 7 pesanan per hari – Baca: Dampak Covid-19, Jepang akan membuat 600 pengemudi menjadi pengemudi taksi yang berlebihan – Baca: Dalam seminggu di selangkangan, 8 orang minum Setelah terbunuh, polisi Lamongan mengambil tindakan ini bersama mereka — kadang-kadang hanya ada tiga perintah sehari.

Ini dipengaruhi oleh jumlah pusat perbelanjaan dan hotel tertutup. -Juga di bandara yang lebih tenang. – Sopir dapat menunggu 6 hingga 8 jam untuk mendapatkan pesanan kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *