Polisi menemukan 13 pencurian selama PSBB di Jakarta dan tiga tersangka tewas ditembak

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menerapkan kebijakan pembatasan sosial skala besar (PSBB) untuk mengantisipasi penyebaran virus korona atau Covid-19.

Salah satu kebijakan untuk pasar kecil harus ditutup pada waktu tertentu. –Baca: Perampokan bersenjata di pasar kecil Ketika PSBB berada di Bogor, karyawan yang dibantu oleh Clurit harus ditangkap – tetapi hanya beberapa orang yang menggunakan orang untuk melakukan kejahatan.

Setidaknya 17 kasus kriminal diprakarsai oleh Kepolisian Daerah Metropolitan Jaya. Dalam yurisdiksinya pada April 2020. -Detail, polisi mengungkapkan 13 perampokan. – Polisi wilayah Metropolitan Jaya memperhatikan bahwa tingkat kejahatan di daerah Jadhtabek meningkat 10% selama periode ini.Dari Maret 2020 hingga April 2020, pandemi Covid-19 terjadi.

Selama pandemi Covid-19, jenis kejahatan yang sering terjadi adalah penipuan, pencurian atau penyebaran pencurian, yang meliputi pasar mikro, pencurian sepeda motor dan pembobotan obat-obatan (pencurian). kecanduan. Kepala Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Yusri Yunus (Yusri Yunus) mengatakan bahwa polisi menembak dan membunuh dua orang yang diduga pencurian supermarket yang mencoba untuk bertarung dengan polisi.

Pada saat yang sama, 18 tersangka lainnya masih dalam penyelidikan di Kantor Polisi Distrik Xindu Jaya. -Membaca: Orang yang ingin pulang: Masukkan 450.000 bagasi bus dan luput dari pengawasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *