Selama implementasi PSBB, Anies masih menunggu tindakan Ojol dari pemerintah pusat

Reporter Tribunnews.com Ilham Rian Pratama melaporkan-Jakarta-DKI TRIBUNNEWS.COM Gubernur Jakarta Anies Baswedan menyatakan bahwa ia telah menyelesaikan pengaturan Peraturan Gubernur (Pergub) terkait pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Peraturan tersebut nantinya akan mencakup implementasi teknis dari PSBB Jakarta.

Baca: PSBB menugaskan Ojol ke Jakarta dan dilarang dari penumpang Boncengi karena melanggar jarak yang sebenarnya. Meskipun telah selesai, Anies mengakui bahwa saat ini ia tidak dapat mengeluarkan peraturan Gubernur. – Alasannya adalah ketika menggunakan PSBB, nasib ojek motor online (ojol) masih dibahas dengan pemerintah pusat.

“Persiapan Pergub akan segera selesai. Hanya ada satu hal yang menunggu saat ini. Kami sedang berkoordinasi dengan pemerintah pusat mengenai lisensi untuk ojek atau ojek,” kata Anies, Rabu (April 2020) 4 April) kepada Balai Kota. Agnès menyatakan dalam peraturan gubernur bahwa dia telah mengatur agar dia berharap Ozor akan terus bekerja dengan para penumpang.

Meskipun pemerintah menetapkan o Pusat, Ozor hanya diizinkan untuk menyediakan layanan pengiriman makanan atau barang. Agnès mengatakan mereka telah setuju untuk meminta Akam untuk mematuhi peraturan tertentu untuk mencegah penyebaran korona.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *