Berita terbaru: Polisi menemukan bahan radioaktif lain di rumah karyawan Bataan

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kepolisian Nasional masih memeriksa inisial Batan, karyawan SM yang menyimpan bahan radioaktif ilegal di daerah perumahan Batan Indah di dalam rumah mereka. Rupanya, para pejabat di kediaman BC menemukan bahan radioaktif lainnya. “Sejauh ini, selain cesium-137, beberapa zat radioaktif telah ditemukan. Yah, kami masih mempelajari zat berbahaya ini,” Assep melakukan penyelidikan terhadap penjahat di markas polisi pada Kamis (27) / 2/2020. .

Membaca: Polisi sedang memeriksa apakah penduduk Batan yang tampan memiliki pemilik ilegal Ces 137. Ini adalah sikap Bapeten.

Asep melanjutkan, peneliti juga menyelidiki dari mana SM memperoleh bahan radioaktif dan penggunaannya. .

Di sisi lain, jika ia melemparkan zat radioaktif cesium-137 di tempat terbuka, penyelidik juga mencari Asep, yang terletak di kediaman Batan Indah di Serpong, Nantangerang, Banten, di sebelah lapangan voli J . -Orang menemukan zat radioaktif cesium 137 pada 30 Januari 2020. Warga menemukan zat radioaktif cesium 137 di dekat bola di sebelah lapangan bola voli dan di dekat Perumahan Batan Indah, yang membuat warga merasa frustrasi. Ketika Bapeten melakukan pengawasan di wilayah Jabodetabek (termasuk Pamulang, Emerging, perumahan Batan Indah ke stasiun kereta Serpong) – berdasarkan hasil ini, Bapeten, Batan membersihkan tanah radioaktif dengan bantuan Gegana Polri. Selanjutnya, inspeksi dilakukan pada 9 warga yang tinggal di dekatnya yang terkena radiasi nuklir.

Hasilnya, setelah pemeriksaan seluruh tubuh (WBC), dua warga ditemukan terkontaminasi dengan bahan radioaktif. Diyakini bahwa kontaminasi ini tidak memiliki efek biologis karena dosisnya lebih rendah dari NDB.

Hendrianto Hadi, Kepala Sekretaris Barbedin, menduga bahwa dua warga terinfeksi saat makan buah dari pohon di sekitar sumber radiasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *