Pemakaman tubuh seorang pasien Covid-19 tanpa batu nisan di TPU Tegal Alur

TRIBUNNEWS.COM-Menurut prosedur perawatan Coap-19, tidak semua pasien dimakamkan di pemakaman Kalbudes TPU Tegal Alur di Jakarta Barat pada Minggu (5/4/2020) tanpa batu nisan. Ini adalah pasien positif yang terinfeksi coronavirus. Ada juga keadaan pasien yang dipantau (PDP) atau orang yang dipantau (ODP).

Ketika memantau TribunJakarta.com di situs, hanya setumpuk tanah yang menunjukkan bahwa itu adalah kuburan.

Tidak seperti pemakaman biasa, partai politik dan keluarga yang ingin mengakses mayat dengan sinaps Covid-19 harus memenuhi tiga syarat khusus.

Seperti yang kita semua tahu, proses pemakaman menggunakan Covid-19 makam relatif cepat. -Setiap penguburan sekitar 15 menit. Petugas pemakaman menyiapkan banyak kuburan.

Baca: Selama pandemi virus korona, kesaksian karyawan yang dipecat tidak terganggu. — Petugas hanya perlu menggali tanah.

Keluarga yang ingin menyerang mendekati atau ziarah melalui Covid-19 harus terlebih dahulu menunggu sampai lubang di makam selesai. .

Baca: Orang tanpa gejala (OTG) disebut kategori grup baru yang ditautkan dengan Covid-19, apa perbedaan antara ODP dan?

Ketiga, setelah berziarah ke kuburan, keluarga harus disetrum lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *