Pandemi Corona dan Frisian Flag menyumbangkan susu cair siap minum ke dapur umum Jayakarta Kodam

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Friesland, Indonesia telah menyumbangkan 50.000 produk susu cair siap saji ke Kodam Jaya untuk membantu warga Jakarta yang terkena dampak pandemi korona meringankan penderitaan mereka.

Bendera Friesland mengemas 270ml produk, bendera Friesland produk susu dan kemudian mendistribusikannya ke 10 dapur umum yang dioperasikan oleh Jayakarta Kodam dari DKI di Jakarta. Pada hari Selasa, 28 April 2020, Doni Wiroto, Direktur Urusan Publik Friesland Flag Indonesia, menyumbangkan susu kepada Kolonel Inf Jacky Ariestanto, Asisten Wilayah (Aster) Kasris Jaya, di markas Kodam Jaya di Kawan, Jakarta Timur. -Friesland Flag Indonesia Corporate Affairs Director Andrew F. Saputro mengatakan bahwa pihaknya memberikan penghormatan terbaik untuk layanan tentara Indonesia, terutama selama pandemi korona. Seorang anggota Komando Militer Jajakarta yang muncul.

“Donasi dalam bentuk susu juga merupakan bentuk kepedulian terhadap Frisia. Bendera Indonesia adalah untuk melindungi orang-orang yang membutuhkan di Jakarta dan kebutuhan nutrisi para komandan militer Jakarta terdepan melawan pandemi Covid-19. Berjuang, “katanya. Jutaan rupee – Saat ini, Kodam Jakarta dan Kepolisian Jakarta memiliki 10 dapur umum, yang masing-masing dapat menyiapkan 1.200 beras sehari, memasak 3 kali, dan didistribusikan kepada orang-orang yang paling membutuhkannya.

Baca: Pinjaman kurang dari Rp 500 juta dapat disubsidi, dengan tingkat bunga hingga 6%, untuk jangka waktu 6 bulan

Dapur umum ini adalah makanan untuk TNI dan Polri dalam menanggapi pandemi dan kebutuhan Covid-19. Berikan bantuan.

Bantuan yang diberikan dalam bentuk susu siap minum juga merupakan operasi Frisian Flag Indonesia setelah aksi terakhir.Indonesia mendistribusikan 532.000 produk susu, termasuk produk susu instan Frisian Flag dan susu bubuk susu Flag Flag. Kemitraan untuk staf medis, anggota keluarga pasien di sejumlah rumah sakit yang ditunjuk pemerintah, sektor informal atau pekerja sementara dan keluarga mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *