Dokter merekrut tersangka aborsi di Jakarta Pusat menjadi pelanggar berulang

Tribunnews.com, Jakarta, reporter TRIBUNNEWS.COM Igman Ibrahim (Igman Ibrahim) melaporkan – sebuah klinik di daerah Paseban Jakarta Pusat menemukan bahwa kasus aborsi ilegal masih di tempat umum. Tidak masuk akal, diperkirakan ada 900 janin yang diaborsi di lokasi ini.

Dalam hal ini, polisi menunjuk tiga tersangka, yaitu Dr. MM alias A. SI dan RM. Peran dokter dan bidan bagi pasien yang ingin keguguran.

Pol Yusri Yunus, Direktur Hubungan Masyarakat Departemen Kepolisian Metropolitan Jaya, mengungkapkan bahwa ketiga tersangka terbukti sebagai pelanggar berulang dalam kasus serupa.

Baca: lelang KPK Jeep Wrangler, dan harga publik mulai dari 500 juta rupiah – misalnya, tersangka A, agresor dan SI merajalela karena ia mengalami keguguran di klinik Cimandiri.

“Dr. A, jika Anda masih ingat klinik Cimandiri, pada waktu itu, bersama dengan tersangka SI, staf, kami melakukan pencarian razia di sana, tersangka sejauh ini lolos dari Kementerian Pertahanan Sipil, dan akhirnya Ditangkap dalam kasus yang sama. Biro Intelijen juga dijatuhi hukuman dua tahun penjara, “katanya. Pada saat yang sama, Yusri mengatakan bahwa penulis RM melakukan aborsi. Saya serupa di tahun 2012 dan ketika saya berada di sebelah timur Jakarta. Dia dijatuhi hukuman tiga tahun penjara.

Baca: Mahfud MD menuduh bahwa Pasal 170 UU Komprehensif dimasukkan secara salah

Jika Anda ingat serangan 2012 di dekat Jakarta Timur, itu adalah Jakarta Timur yang berurusan dengan aborsi Serangan. Dia adalah pelaku dan dia dijatuhi hukuman 3 tahun penjara.

Saat ini, Yusri mengatakan bahwa polisi masih mencari pelaku lain dari kasus aborsi. Salah satu dari mereka menganggap inisial Dr. S sebagai buron.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *