Perancang membuat kemeja Hazmat setelah melihat tim medis menggunakan limbah plastik sebagai alat pelindung diri, yang wajib

TRIBUNNEWS.COM-Seorang desainer bernama Yuliana Catharina Lionk membuat alat pelindung diri (PPE) untuk staf medis di seluruh negeri.

Cerita dimulai ketika Yuliana Catharina Lionk tergerak untuk melihat staf medis mengenakan APD secara tidak pantas. Seperti kita ketahui, beberapa rumah sakit sekarang kekurangan alat pelindung diri.

Staf medis yang sulit untuk merawat pasien dengan korona harus menggunakan APD sesuai kebutuhan.

Beberapa orang menggunakan jas hujan plastik dan berbagai barang lainnya untuk melindungi diri mereka sendiri ketika merawat pasien dengan korona.

Sekarang, keberadaan APD, terutama pakaian dari bahan berbahaya, telah menjadi semakin berkurang.

• Berani menyalakan plastik, mandi dan mengubur lampu pelepasan korona PDP bebas APD, kontak keluarga segera diisolasi

• Dr. RSUD Moewardi Solo membuat APD Anda sendiri, Rp. Dana 40.000 poundsterling, jika sisa uang akan dikirim ke rumah sakit yang membutuhkannya-jika ada, harganya telah sangat meningkat.

Beberapa selebritas, YouTuber dan selebritas juga mulai menyumbangkan uang untuk membantu menyediakan APD sehingga staf medis dapat menggunakannya.

Selain PPE, beberapa peralatan medis sekarang menjadi semakin langka dan lebih mahal

— Kelangkaan bahan berbahaya di pasar ini mendorong desainer Yuliana Catharina Lionk untuk membantu. Berikutnya ===== =>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *