Kisah Mujenih, petugas KRL menemukan bahwa kereta belanja 500 crore terlempar ke tempat sampah

Reporter TribunnewsBogor.com Naufal Fauzy melaporkan-TRIBUNNEWS.COM di Bogor-Manajer kereta listrik (KRL) di Bogor menemukan plastik hitam senilai 500 juta rupiah.

Kisah ini telah menyebar beberapa kali hari ini, bukan hanya karena jumlah uang yang dibawa oleh penumpang KRL yang luar biasa, tetapi juga karena penemunya tidak ingin mengendalikan uang.

Mujenih pada Senin (6/7/2020) di gatekeeper di Stasiun Bogor di Kota Bogor dan menemukan paket berisi satu miliar.

Untuk wartawan, Mugini mengatakan kepada saya bahwa kantong plastik hitam ditemukan sekitar pukul 3:30 sore. Ketika dia sedang membersihkan mobil prioritas yang baru saja tiba dari Jakarta.

Awalnya, dia mengira kantong plastik hitam Le dipenuhi dengan sampah, tetapi menemukan ada uang tunai di dalamnya, yang hanya bernilai 500 juta rupee kemudian.

Baca: “The Virus Story of Cleaner Honest KRL”, temukan plastik berisi 500 juta rupee tunai dan pilih ikan untuk perjalanan pulang

Baca: KRL Passenger Dedicated Line meander di kembali ke Stasiun Bogor

Baca: Pada 13 Juli, stasiun Bogor dan Cilebut hanya menggunakan KMT untuk menyediakan perjalanan KRL-Mujenih kepada wartawan, Kamis (9 Juli 2020): “Saya tidak terlalu terkejut karena ini bukan Hak saya. Itu sebabnya saya segera mengembalikannya. Dia menjelaskan bahwa tas dengan uang itu telah diserahkan kepada petugas penumpang di Stasiun Kereta Api Bogor. Identitas yang hilang dan ditemukan milik penumpang KRL. Menurut Mujenih, itu menentang 500 juta Orang yang paling mengejutkan dengan penemuan Rupiah Indonesia sebenarnya adalah penumpang di Stasiun Kereta Api Bogor dan pegawai stasiun lainnya.

Karena menurut penemuan Stasiun Kereta Api Bogor, penemuan e Rp 500 sejauh ini, setelah penemuan mobil KRL terbesar, juga Ditemukan bahwa 50 juta rupee, dan ini adalah 50 juta rupee.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *