Upacara keajaiban Oplosang, niat pengantin pria untuk memperlakukan orang lain pada hari pernikahan mengakhiri bencana

Laporan oleh reporter TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, Dadan (20 tahun), warga Desa Sukakarsa di Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Sukatani-Bekasi, telah mengalami nasib buruk dan harus menghadapi hukum. Meninggal karena menikah dengan istrinya Dewi Punamasari.

Dadan dan Dewi mengadakan hari bahagia di kediaman mempelai wanita pada hari Minggu (8/3/2020). Kediaman pengantin wanita terletak di Sukarya, Kabupaten Kabupaten Bekasi ( Desa Sukakarsa di wilayah Sukakarya. Untuk merayakan hari ini, tepatnya pada Senin (3/9/2020), dua teman mempelai pria bernama Jayaludin (39 tahun) dan Agus Salim (24 tahun) terbunuh.

Berita kematian kedua orang itu menyebar ke seluruh desa, seperti yang diketahui semua orang, mereka merasakan sakit setelah minum. -Menurut kepala polisi AKP Makmur Sukatani, alkohol campuran tampaknya diambil pada pernikahan Dadan dan sering dibawa oleh orang-orang muda di lingkungan dekat tempat kejadian perkara. Pengantin pria menghibur teman bermainnya dengan teman mainnya yang bahagia pada hari yang bahagia.

Da Dan, mempelai pria jelas melakukannya.

Makmur menjelaskan bahwa menurut hasil ulasan, Dadan membayar alkohol campuran dan diminum oleh seorang teman.

Halaman selanjutnya >>>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *