Pemerintah Provinsi Banten mengklarifikasi proklamasi warga Nantangerang yang meninggal karena korona

Sebuah laporan oleh reporter TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNNEWS.COM di selatan Tangerang-Gubernur Banten Wahidin Halim mengejutkan publik dengan mengumumkan bahwa penduduk Tangsel telah meninggal karena virus korona atau Covid-19 .

Seperti yang dilaporkan sebelumnya di TribunJakarta.com, Wahidin mengumumkan bahwa ada lima warga aktif Covid-19, dan melalui distribusi: akun Instagram @wh_wahidinhalim di Kabupaten Tangerang, satu di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan. (03/16/3) 2020).

“Gubernur Provinsi Banten mengatakan kepada publik bahwa ia terkena dampak positif dari virus korona 5 penduduk Banten. Dua orang tinggal di jalan Kelapa Dua, satu tinggal di jalan Curug (Kabupaten Tangerang), dan satu lagi Satu tinggal di Jalan Ciledug, dan satu lagi tinggal di distrik Pondok Aren. “

” Dari lima orang yang dites positif, satu dari Pondok Aren dan meninggal siang ini. Wahidin .– –Baca: Seorang warga Nantangerang pasti sudah meninggal

Dari berbagai pertanyaan hingga keraguan, semua pihak telah menjawab pernyataan ini. Menurut data pemerintah pusat .

Baca: Pemerintah daerah Peta transmisi Corona diperlihatkan, silakan periksa lokasi-lokasi berikut-Amal mengatakan bahwa penduduk Tangerang selatan yang mati adalah Kasus 3. “Jika gubernur memberi kami pembebasan juru bicara Covid-19 yang didasarkan pada pemerintah pusat. “Karena itu, kami tidak akan menambahkan informasi kami sendiri. Pasien dipanggil oleh pusat dan pasien yang meninggal adalah pasien 35,” kata Amal ketika dihubungi TribunJakarta.com pada Selasa (17/3/2020).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *