Orang yang bertanggung jawab atas kuburan Covid-19 dipercaya: diusir dari rumah sampai Sad memasuki tubuh setiap hari

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Virus pandemi korona atau Covid-19 yang melanda Indonesia merenggut banyak nyawa. Menurut data terbaru dari kemarin, jumlah pasien coronavirus yang mati mencapai 449.

Baca: Politisi PKS ingat bahwa pejabat yang tidak menggunakan pandemi korona telah menjadi lokasi proyek — proses pemakaman juga mengadopsi metode perlakuan khusus.

Orang yang menghadiri pemakaman jenazah Covid-19 harus mengenakan alat pelindung diri (APD).

Bagi personel, tidaklah mudah untuk mengatasi situasi pemakaman yang berbeda ini.

Pemakaman dengan tekanan lingkungan yang hebat Personil sering mengubur jenazah Covid-19, jadi mereka juga merasakannya.

Sama seperti Wadi (40), orang pemakaman eksperimental.

Karena pekerjaan sering mengubur tubuh Covid-19, dia merasa lebih rendah.

Sebenarnya, Wadi mengklaim bahwa dia telah ditolak oleh teman-temannya.

“Mereka sepertinya bercanda. Jadi, jika saya sampai di sana, mereka menumpahkan virusnya. Tinggalkan saya segera,” Wadi bertemu, Kamis (16/4/2020) di Pemakaman Umum Tegal Alur (TPU) di Kalideres, Jakarta Barat ) Di Wartakotalive.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *